Jumat, Mei 21, 2010

EKOSISTEM

Ekosistem adalah ilmu biologi yang memelajari hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya.

Secara garis besar, lingkungan dibagi menjadi 2 komponen, yaitu:
1. komponen biotik
2. komponen abiotik

KOMPONEN ABIOTIK
1. udara
2. air
3. mineral
4. cahaya
5. salinitas (kadar garam)
6. suhu
7. pH
8. topografi

KOMPONEN BIOTIK
1. PRODUSEN
produsen merupakan semua organisme tumbuhan berdaun hijau. Karena ia mempunyai klorofil, ia mampu mengubah zat anorganik menjadi organik dengan bantuan cahaya (fotosintesis) sehingga tumbuhan disebut autotrof.

2. KONSUMEN
konsumen meliputi hewan, manusia, dan tumbuhan yang bukan autotrof (contoh: tali putri). Konsumen tidak bisa mengubah zat anorganik menjadi organik sehingga ia disebut heterotrof.
jenis konsumen :
1. herbivor : hewan pemakan rumput (konsumen tingkat I)
2 . karnivor : hewan pemakan daging (konsumen tingkan II, dst)

3. PENGURAI
pengurai atau dekomposer merupakan mikroorganisme yang berperan menguraikan tubuh makhluk hidup yang telah mati. contoh : jamur dn bakteri

4. DETRITIVOR
hewan ini sama pengertiannya dengan pengurai, bedanya detritivor bukan mikroorganisme, melainkan cacing tanah, bintang laut, keluwing

5. SCAVANGER
hewan pemakan bangkai. contoh: burung gagak

6. PREDATOR
hewan pemangsa yang mengejar mangsa dan langsung dimakan

Jumat, Juli 24, 2009

vitamin

- vitamin dibutuhkan dalam tubuh dalam skala kecil namun perananannya sangat penting
- vitamin berfungsi sebagai regulator (pengatur) dengan mengadakan kerjasama dengan enzim dalam reaksi kimia
- penserita defisiensi vitamin disebut avitaminosis

Vitamin A (retinol)
rumus kimianya C20H30O
contoh sumber : hati, susu, mentega, keju, wortel, bayam
fungsi : menjaga kesehatan mata, hidung, mulut, pencernaan
akibat avitaminosis : hemeralopia, xeroftalmia, keratomalasia

vitamin B1 (thiamin)
rumus kimianya C12H17ON4S
contoh sumber : ragi, nasi, roti, serealia, hati, telur, ikan, buah, sayuran
fungsi : membantu mengubah karbohidrat menjadi energi
akibat avitaminosis : beri-beri

vitamin B2 (riboflavin)
contoh sumber : susu, roti, gandum, serealia, hati, buah, sayur, unggas
fungsi : membantu pengeluaran energi, menjaga kesehatan kulit, selaput lendir, dan susunan saraf
akibat avitaminosis : keilosis

vitamin B3 (niasin)
rumus kimianya C6H5ON
contoh sumber : hati, ayam, kalkun, halibut, susu, biji-bijian, buah, sayuran fungsi : membantu mengubah karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi
akibat avitaminosis : pelagra

vitamin B6 (piridoksin)
rumus kimianya C6H12O2N
contoh sumber : susu, hati, daging, roti, gandum, serealia
fungsi : membantu reaksi enzim
akibat avitaminosis : pelagra, anemia, obstipasi

vitamin B5 (asam pantotenat)
rumuS kimianya C9H17O3N
contoh sumber : telur, hati, kacang merah, kacang tanah, biji-bijian, sayuran, ikan
fungsi : membantu metabolisme karbohidrat, lemak dan protein
akibat avitaminosis : alergi, mual, sakit perut

vitamin B11 (asam folat)
rumus kimianya C12H12O6N7
contoh sumber : hati dan berbagai jenis sayuran
fungsi : membantu memroduksi sel darah merah, memertahankan susunan saraf
akibat avitaminosis : diare, anemia

vitamin C (asam askorbat)
rumus kimianya C6H8O6
contoh sumber : jeruk, jambu biji, brokoli, sayuran
fungsi : mempercepat pertumbuhan, menjaga kesehatan bagian mulut
akibat avitaminosis : skorbut, perdarahan kulit, kerusakan sendi

vitamin D (kolekalsiferol)
rumus kimianya C28H44O
contoh sumber : susu, minyak, hati ikan
fungsi : membantu metabolisme kalsium dan fosfor untuk tulang dan gigi
akibat avitaminosis : rakitis, osteoporosis

vitamin E (tokoferol)
rumus kimianya C29H50O2
contoh sumber : minyak, nabati, sayuran hijau, kecambah, biji-bijian
fungsi : mencegah dan mempertahankan selaput sel
akibat avitaminosis : keguguran, kulit mengalami gangguan

vitamin K
rumus kimianya : C31H46O2
contoh sumber : sayuran hijau, kedelai, hati sapi
fungsi : berguna dalam persenyawaan protombin
akibat avitaminosis : darah sukar membeku

vitamin H (biotin)
rumus kimianya C10H16O3N2S
contoh sumber : hampir semua jenis makanan
fungsi : perantara metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak
akibat avitaminosis : dermatitis

Rabu, Juli 08, 2009

endometriosis

Endometriosis merupakan kondisi medis pada wanita yang ditandai dengan tumbuhnya sel endometrium di luar kandung rahim. Kandung rahim dilapisi oleh sel endometrium yang sangat berpengaruh terhadap hormon wanita. Normalnya, sel endometrium rahim akan menebal selama siklus kewanitaan berlangsung agar nantinya siap untuk menerima hasil pembuahan antara sel telur dan sperma. Bila sel telur tidak mengalami pembuahan, maka sel endometrium yang menebal akan meluruh dan keluar sebagai darah menstruasi.

Pada endometriosis, sel endometrium yang semula berada dalam rahim akan berpindah dan tumbuh di luar kandung rahim. Sel ini bisa saja tumbuh dan berpindah ke ovarium, saluran telur (tuba fallopi), belakang rahim, ligamentum uterus bahkan dapat sampai ke usus dan kandung kencing. Sel endometrium ini memiliki respon yang sama seperti sel endometrium pada rahim dan sangat berpengaruh terhadap hormon kewanitaan. Pada saat menstruasi berlangsung, sel-sel endometrium yang berpindah ini akan mengelupas dan menimbulkan perasaan nyeri di sekitar panggul.


sumber : http://medicastore.com/artikel/272/Endometriosis_Jangan_sepelekan_Nyeri_Haid.html

Sabtu, Juni 27, 2009

protein

• Protein adalah senyawa yang tersusun atas unsure C, H, O, dan N, namun beberapa protein ada yang mengandung S dan P
• Protein tersusun atas asam amino. Asam amino dibagi menjadi asam amino esensial dan asam amino nonesesnsial
• Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak dapat disentesis oleh tubuh sehingga harus didatangkan dari luar tubuh. Umumnya terdapat dalam protein hewani. Asam amino tersebut antara lain leusin, isoleusin, triptofan, fenilalanin, metionin, lisin, treonin, valin, histidin dan arginin
• Asam amino nonesensial adalah asam amino yang dapat disintesa oleh tubuh sehingga tidak harus didatangkan dari luar tubuh. Umumnya terdapat dalam protein nabati. Asasm amino tersebut antara lain alanin, asparagin, prolin, asam aspartat, glisin, sistein, serin, tirosin, asam glutamat dan glutamin
• Protein berguna untuk intesis glukosa, pembentukan energi, bertindak sebagai enzim, transpor molekul, zat imun, kontraksi otot, mengatur pH darah, mengatur viskositas darah, transmisi saraf
• Pencernaan dan absorbsi dari protein

pencernaan protein dimulai dari lambung oleh HCL dan pepsin(menjadi proteosa dan pepton)
enzim pencernaan protein (tripsin, kemotripsin) dikeluarkan dari pancreas ke usus halus
diusus halus, protein di cerna
asam amino didalam mukosa usus sel usus halus di absorbsi
absorbsi asam amino masuk ke vena porta dan masuk ke hati
hati mengatur distribusi asam –asam amino keseluruh tubuh
protein yang berlebih tidak diperlukan / sintesis oleh tubuh akan dieksresikan memalui urine dan feces dalam bentuk urea

HCL dan pepsin dimulut dicerna secara mekanik
Pepsinogen HCL pepsi
Tripsinogen tripsin( dengan bantuan entero kinase
Kemotripsinogen kemotripsin
Pada bayi : casein koagulasi(dengan bantuan renin

• Kekurangan protein menyebabkan kwasiorkhor (penyakit kuning)

Jumat, Juni 12, 2009

lemak (lipid)

• Lemak merupakan persenyawaan kimia yang mengandung unsur C, H, O
• Lemak mengandung lebih banyak karbon dan lebih sedikit oksigen daripada karbohidrat
• Lemak menyumbang 9.1 kalori dalam 1 gram (lebih banyak daripada karbohidrat)
Fungsi lemak :
• Melindungi organ dalam
• Sebagai pelarut vitamin A, D, E, K
• Zat tenaga terbesar
• Menjaga suhu tubuh

• Lemak tidak dapat larut dalam air, melainkan larut dalam aseton, eter, dan kloroform

• Ada 3 jenis lemak, yaitu lemak sederhana (gliserol dan asam lemak), lemak majemuk (glikolipid, fosfolipid, dan lipoprotein) dan derivat lemak (asam lemak dan sterol)

• Lemak sederhana adalah lemak netral (trigliserida) dan malam (waxes). Lemak sederhana tersusun atas satu gliserol dan tiga asam lemak. Malam sifatnya lebih lunak daripada lemak. Malam berguna untuk kegiatan industri

• Lemak majemuk adalah lemak yang bergabung dengan unsur atau senyawa organik lainnya, misalnya protein, fosfat, karbohidrat dan nitrogen

Glikolipid tersusun atas lemak, nitrogen, dan karbohidrat. Nama lain glikolipid adalah serebrosid karena sebagian besar terdapat di dalam otak sebgai kompnen jaringan saraf

Fosfolipid tersusun atas asam lemak, asam fosfat, dan nitrogen. Sifat fosfolipid adalah hidrofilik (suka air) bagian fosfat sekaligus hidrofobik (takut air) bagian asam lemak. Fosfolipid yang terpenting adalah fosfolipi empedu, fosfolipid membran, dan lesitin

Lipoprotein tersusun atas lemak, fosfolipid dan protein. Lipoprotein berguna dalam pengakutan lemak dari saluran pencernaan ke seluruh sel jaringan tuuh dan dari sel jaringan tubuh ke hati. Berdasarkan ukuran dan densitas, lipoprotein dibagi menjadi kilomikron, VLDL (Very Loe Density Lipoprotein), LDL (Low Density Lipoprotein), dan HDL (High Density Lipoprotein)

• Asam lemak merupakan struktur dasar lemak. Apabila dihidrolisis maka akan dihasilkan gliserol dan asam lemak. Berdasarkan tingkat kejenuhannya asam lemak dibagi menjadi asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Asam lemak jenuh bentuknya padat pada suhu kamar. Asam lemak jenuh (asam lemak non essential)antara lain asam stearat, asam palmitat, danasam butirat. Asam lemak tak jenuh (asam lemak essential) antara lain asam linoleat, asam linolenat dan asam arakhidonat

Selasa, Juni 09, 2009

karbohidrat

- senyawa kimia yang mengandung unsur C, H, O
- merupakan sumber energi utama,yaitu menghasilkan 4,1 kalori/gram
- bahan pangan karbohidrat adalah dari golongan serealia, seperti beras dan gandum

berdasarkan rumus kimianya, karbohidrat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:

MONOSAKARIDA
- karbohidrat yang tersusun satu gugus gula sederhana (C6H12O6)
- ada tiga jenis monosakarida, yaitu glukosa, fruktosa, dan galaktosa
- glukosa penting dalam metabolisme tubuh
- glukosa dalam tubuh disimpan di hati dalam bentuk glikogen

DISAKARIDA
- karbohidrat yang tersusun atas dua gugus gula (C12H22O11)
- ada tiga jenis disakarida, yaitu sukrosa (glukosa dengan fruktosa), maltosa (glukosa dengan glukosa), dan laktosa (glukkosa dengan galaktosa)
- di dalam usus, disakarida harus dipecah dulu menjadi monosakarida baru diserap usus dan masuk ke peredaran darah

POLISAKARIDA
- karbohidrat yang tersusun lebih dari dua gugus gula
- polisakarida terdiri dari zat tepung (amilum), glikogen dan dekstrin yang dapat dicerna, sedangkan selulosa, pektin, petosan, dan galaktan tidak apat dicerna tubuh


1. glikogen merupakan polisakarida yang berasal dari hewan
2. pektin merupakan suatu bahan yang bersifat lendir dalam tumbuh-tumbuhan
3. pentosan dan galaktan merupakan polisakarida yang tidak dapat dicerna dan tidak dapat digunakan sebgai sumber gizi
4. selulosa merupakan polisakarida yang susunan molekulnya sangat besar dan bayak diperoleh dalam dinding sel tumbuhan

Senin, Juni 01, 2009

soal animalia

1. Manusia akan terkena infeksi oleh cacing gelang (Ascaris lumbricoides) jika …
a. telur yang berembrio tertelan
b. larva tertelan bersama makanan
c. larva dalam daging tertelan
d. larva menembus kulit
e. larva dalam hati tertelan

2. Suatu hewan berbentuk bilateral simetris, tidak mempunyai rangka, bersegmen, dan hidup di air tawar. Berdasarkan sifat tersebut hewan itu dapat digolongkan ke dalam filum …
a. Coelenterata
b. Plathyhelminthes
c. Annelida
d. Mollusca
e. Arthropoda

3. Sejenis hewan tergolong Echinodermata. Bentuk tubuhnya hamper bulat, pada permukaan tubuhnya berduri dan panjang. Hewan ini termasuk kelas …
a. Asteroidea
b. Echinoidea
c. Holonthuroidea
d. Crinoidea
e. Echonodea

4. Ada binatang Arthropoda dengan cirri-ciri sebagai berikut: Mempunyai rangka luar,berkaki, tidak bersayap, kepala menjadi satu dengan dada, dan bernapas dengan insang. Berdasarkan cirri-cirinya hewan tersebut tergolong kelas …
a. Crustacea
b. Arachnoidea
c. Myriapoda
d. Insecta
e. Hexapoda

5. Pada pemeriksaan feses penderita, ternyata ditemukan telur cacing tambang. Hal ini disebabkan orang itu …
a. suka memakan siput
b. pergi ke kebun dengan kaki telanjang
c. makan bayam yang di pupuk dengan pupuk kandang
d. suka memakan hati ayam
e. menggosok gigi dengan sikat yang lama tidak dipakai

6. Seorang ahli tentang insecta meneliti ciri-ciri insecta. Dari 100 ekor insecta, kebanyakan insecta itu tidak bersayap, tidak mengalami metamorfosis, tipe mulut menggigit, maka insecta tersebut digolongkan ...
a. Archiptera
b. Neoroptera
c. Hemimptera
d. Apterygota
e. Coleoptera

7. Pengamatan terhadap seekor hama kelapa menunjukkan ciri-ciri sebagai berikut: memiliki elitra yang tebal, permukaannya halus mengandung tanduk, dan alam perkembangaannya mengalami metamorfosis sempurna. Hama tersebut termasuk ordo ...
a. Coleoptera
b. Orthoptera
c. Hymenoptera
d. Lepidoptera
e. Siphonaptera

8. Infeksi Taenia saginata dapat terjadi bila di dalam daging sapi yang kita makan terdapat ...
a. proglotid
b. skoleks
c. sistiserkus
d. heksakan
e. metaserkaria

9. Seekor hewan, tidak bertulang belakang, mempunyai kaki yang berbuku-buku yang terdapat pada semua ruasnya. Tubuh terbagi atas sefalotoraks dan abdomen. Diduga hewan ini ...
a. lipan
b. udang
c. belalang
d. labah-labah
e. ketunggeng

10. Untuk membedakan jenis kelamin cacing jantan dan cacing betina pada Ascaris lumbricoides adalah dapat dilihat dari ...
a. bentuk tubuhnya, jantan kecil sedangkan betina besar
b. cacing jantan lebih panjang yang betina pendek
c. cacing jantan bersegmen, betina tidak
d. bentuk kepala cacing jantan pipih betina tidak
e. pada ujung posterior cacing jantan mempunyai kait, cacing betina tidak ada (lurus)

11. Pantai yang dihuni oleh Coelenterata beriar jenih karena Coelenterata ...
a. bersimbiosis dengan alga memerlukan makanan sisa organisme
b. membutuhkan sinar matahari sebagai penghasil energi dalam tubuhnya
c. dalam air yang jernih mengandung bayank makanan
d. dalam air yang jernih lebih responsif terhadap pengaruh dari luar
e. memerlukan CO2 hasil fotosintesis dari ala yang bersimbiosis

12. Fungsi sistem ambulakral pada Echinodermata adalah sebagai ...
a. perkembang biakan
b. pengeluaran
c. pernapasan
d. bela diri
e. gerak

13. Urutan lapisan cangkok Lamelibranchiata dari luar ke dalam adalah ...
a. periostrakum, prismatik, nakreas
b. periostrakum, nakreas, prismatik
c. prismatik, periostrakum, nakreas
d. prismatik, nakreas, periostrakum
e. nakreas, periostrakum, prismatik
kunci :
1-5 = A C C A B
6-10 = D A C B E
11-13 = B E A